Rabu, 23 Juli 2008

Masalah Penerapan E-learning di Indonesia

Edufiesta
E-learning akan sangat berguna jika dilaksanakan. Berbagai manfaat adanya sistem ini akan bisa dirasakan.
Sistem e-learning ini menawarkan kemudahan dalam belajar. Mungkin bagi beberapa orang, mereka sudah bisa merasakan manfaat adanya e-learning ini. Tetapi masih lebih banyak yang belum bisa merasakannya. Melihatnya saja belum, apalagi merasakan manfaatnya. Bahkan di kalangan pengajar pun masih ada yang belum mengenal apa itu e-learning.
Ada beberapa masalah yang menyebabkan belum semuanya bisa merasakan e-learning ini :
Biaya
Banyak orang atau instansi-instansi pendidikan belum bisa menggunakan sistem pembelajaran ini karena masalah biaya. Dari membeli peralatan sampai pengoperasiannya.

Internet mahal
Untuk menggunakan internet masih membutuhkan biaya yang kurang bisa dijangkau oleh semua pihak.

Belum tersedianya hotspot di semua instansi pendidikan
Untuk alasan tertentu, seperti biaya memang belum banyak instansi-instansi pendidikan yang bisa menyediakan hotspot.
Belum tercukupinya media pendukung seperti PC, laptop, LCD, dll
Sarana yang dibutuhkan untuk menggunakan e-learning ini di beberapa tempat belum mencukupi sehingga menjadi kendala bagi terlaksananya e-learning di Indonesia.
Belum siapnya SDM yang kita miliki
SDM di sini meliputi pengajar dan siswa/mahasiswa. Masih banyak pengajar, terutama pengajar yang lama belum bisa menggunakan e-learning dalam pembelajaran karena mereka memang belum pernah mengenal apa itu e-learning dan karena sudah lamanya mereka menggunakan sistem klasik ini. Dari siswa/mahasiswanya pun masih banyak yang belum bisa menggunakan e-learning secara maksimal. Hal itu karena mereka masih menggunakan cara klasik yang diajarkan oleh guru mereka sebelumnya.
Sistem pendidikan yang belum berbasis e-learning
Belum banyak instansi-instansi pendidikan di Indonesia yang berbasis e-learning, sehingga banyak juga yang belum bisa merasakan e-learning ini.

Tidak ada komentar: